Minggu, 24 Juni 2012

Semangkuk Tangisku :')


Senja berlalu, berganti gulita sang ratri
Senyum mentari berlalu, berganti mendung lazuardi
Pun senyumku, berganti dinginnya peluk tangisku

Siluetmu, kabur menghias langitku
Sebaris senyummu, kian bekukan lukaku
Sisakan perih yang kau siram lara itu

Sakitku berfotosintesa…
Memproduksi senyawa air yang tiada tara
Yang ku tampung dalam semangkuk air mata…

Dan dia datang padaku…
Tersenyum dan menatapku penuh kasih
Memungut dan membuang tiap lembar duka…
Beserta semangkuk tangisku

Yogyakarta, 24 Juni 2012
Erwita D. Hutami

Tidak ada komentar:

Posting Komentar